Tragedi TPST Bantargebang: 5 Tewas, 4 Korban Masih Dalam Pencarian

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritafakta.co.id | Jakarta –Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta kembali menemukan satu korban meninggal dunia akibat longsoran gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, yang berada di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dengan ditemukannya satu jenazah pada Senin siang, jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut kini bertambah menjadi lima orang.

Humas Basarnas DKI Jakarta, Romli Prasetyo, mengatakan bahwa proses pencarian masih terus dilakukan karena diduga masih ada beberapa korban lain yang tertimbun material sampah.

“Siang tadi petugas menemukan satu jenazah lagi, sehingga total korban meninggal dunia menjadi lima orang,” ujar Romli dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Menurutnya, hingga saat ini tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap empat orang korban yang belum ditemukan. Sementara itu, empat orang lainnya berhasil selamat dari kejadian tersebut.

Berdasarkan data Basarnas, total terdapat 13 orang yang menjadi korban dalam insiden longsor gunungan sampah tersebut. Empat korban yang selamat masing-masing bernama Budiman, Joha, Safifudin, dan Slamet.

Adapun korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi di antaranya Enda Widayanti (25), pemilik warung, Sumine (60), Dedi Sutrisno yang berprofesi sebagai sopir truk, serta Irwan Supriatin. Satu korban lainnya baru saja ditemukan dan masih dalam proses identifikasi.

Untuk mempercepat proses pencarian, sebanyak 366 personel gabungan diterjunkan ke lokasi kejadian. Tim tersebut terdiri dari Kantor SAR Jakarta, Unit Siaga SAR Bekasi, Polres Metro Bekasi, Polsek Bantar Gebang, Koramil, Damkar Bekasi, TNI Batalyon Armed 7/Biring Galih, Dalmas Polda Metro Jaya, Satbrimobda, Ditsamapta, serta sejumlah unsur lainnya.

Dalam operasi pencarian, tim SAR menggunakan alat berat seperti ekskavator untuk membuka akses material longsor. Selain itu, anjing pelacak atau unit K-9 juga dikerahkan guna mendeteksi kemungkinan adanya korban yang masih tertimbun di bawah timbunan sampah.

Petugas juga memanfaatkan berbagai peralatan pendukung untuk mempercepat proses evakuasi di lokasi kejadian. (*)

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritafakta.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Miris! Kepala Cabang BNI Jember Diduga Gunakan 900 Identitas Petani untuk Pinjaman Fiktif
Ceceran Darah Jadi Petunjuk, Kompolnas Duga Tiga Polisi di Katingan Dibunuh Sebelum Dibuang ke Sungai
Sony Sonjaya Tersangka Kasus MBG Ajukan Justice Collaborator, Sebut Ada Pihak Besar di Balik Skandal MBG, Kejagung Berpeluang Dapat Fakta Baru
Satgas TNI Konga UNIFIL 2025/2026 Kembali ke Tanah Air, Raih Penghargaan dan Harumkan Nama Indonesia
Kejaksaan Agung Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG, Diduga Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Dentuman Keras di Depot Pertamina Pontianak, Kapal “Bintang Energi” Dilaporkan Meledak
Jaksa Agung Serahkan Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan Hutan ke Kas Negara, Disaksikan Presiden Prabowo
Truk Tangki Hilang Kendali Usai Hindari Lubang, Sopir Tewas di KM 12 Toba
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:35 WIB

Miris! Kepala Cabang BNI Jember Diduga Gunakan 900 Identitas Petani untuk Pinjaman Fiktif

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:36 WIB

Ceceran Darah Jadi Petunjuk, Kompolnas Duga Tiga Polisi di Katingan Dibunuh Sebelum Dibuang ke Sungai

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:25 WIB

Sony Sonjaya Tersangka Kasus MBG Ajukan Justice Collaborator, Sebut Ada Pihak Besar di Balik Skandal MBG, Kejagung Berpeluang Dapat Fakta Baru

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:48 WIB

Satgas TNI Konga UNIFIL 2025/2026 Kembali ke Tanah Air, Raih Penghargaan dan Harumkan Nama Indonesia

Senin, 25 Mei 2026 - 13:32 WIB

Dentuman Keras di Depot Pertamina Pontianak, Kapal “Bintang Energi” Dilaporkan Meledak

Berita Terbaru