Beritafakta.co.id | Pontianak, Kalbar – Polda Kalimantan Barat memperkuat langkah penindakan terhadap aktivitas judi online yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Selain merugikan masyarakat secara ekonomi, praktik ilegal tersebut juga berpotensi membuka celah masuknya jaringan kejahatan lintas negara dan scam internasional. Minggu (10/5/26).
Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku judi online untuk beroperasi di wilayah hukum Kalbar. Penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemain, operator, pendana hingga pihak yang mempromosikan aktivitas judi online.
“Jangan sampai Kalimantan Barat menjadi tempat aman bagi bandar judi online maupun pelaku scam internasional. Kami akan tindak tegas tanpa pandang bulu,” tegas Bambang.
Dalam beberapa waktu terakhir, aparat kepolisian meningkatkan patroli siber dan memperketat pemantauan terhadap aktivitas digital mencurigakan. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menjadikan pemberantasan judi online sebagai salah satu prioritas nasional.
Tidak hanya fokus pada penindakan, Polda Kalimantan Barat juga menggandeng sejumlah instansi terkait seperti Dinas Komunikasi dan Informatika serta sektor perbankan guna memutus aliran transaksi keuangan yang berkaitan dengan judi online. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan kejahatan digital yang semakin kompleks dan terorganisir.
Fenomena judi online kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Perputaran uang dalam praktik ilegal tersebut disebut mencapai angka fantastis dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Selain menghancurkan ekonomi keluarga, judi online juga kerap menjadi pintu masuk tindak kriminal lain seperti pencucian uang, penipuan digital hingga kejahatan siber lintas negara.
Polda Kalbar pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan instan dari judi online. Edukasi dan sosialisasi terus digencarkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya serta konsekuensi hukum dari aktivitas ilegal tersebut.
“Peran masyarakat sangat penting. Jika menemukan indikasi judi online atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib,” tambah Bambang.
Dengan langkah tegas dan kolaborasi lintas sektor, Polda Kalimantan Barat berharap mampu menekan angka kejahatan judi online di wilayah Kalbar. Komitmen ini juga menjadi upaya menjaga Kalimantan Barat agar tidak menjadi target empuk jaringan bandar judi maupun pelaku scam internasional yang semakin masif di era digital. (*).











