Beritafakta.co.id | Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang diwakili Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) masa penugasan 2025/2026. Penyambutan berlangsung di Lapangan PRIMA, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).
Dalam amanat tertulis Panglima TNI yang dibacakan oleh Asops Panglima TNI, disampaikan bahwa selama kurang lebih 13 bulan menjalankan tugas di Lebanon, para prajurit TNI bertugas di lingkungan operasi yang sangat dinamis, kompleks, dan penuh risiko. Eskalasi konflik di Lebanon Selatan menuntut keteguhan mental, kematangan dalam bertindak, serta profesionalisme tinggi dalam menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Panglima TNI juga mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan misi tersebut, TNI dan bangsa Indonesia kehilangan empat prajurit terbaik yang gugur sebagai Kusuma Bangsa.
“Selama melaksanakan misi penugasan, Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL telah berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menorehkan berbagai prestasi yang membanggakan. Kalian menerima dua penghargaan dari Force Commander UNIFIL Mayjen Diodato Abagnara,” ujar Panglima TNI dalam amanatnya.
Ia menjelaskan, penghargaan Letter of Appreciation diberikan atas kontribusi Satgas dalam bidang kemanusiaan melalui penyediaan air bersih dan pembangunan sistem penjernihan air layak minum bagi masyarakat lokal di Lebanon Selatan.
Sementara itu, penghargaan Letter of Commendation diberikan atas keberhasilan personel Satgas dalam mendukung pencegahan konflik dan pelaksanaan deeskalasi ketegangan antara Lebanese Armed Forces (LAF) dan Israel Defense Forces (IDF) yang berpotensi memicu konflik terbuka maupun insiden internasional.
“Di bidang operasi, kalian berhasil berperan dalam mencegah dan melaksanakan deeskalasi ketegangan antara LAF dan IDF yang berpotensi menimbulkan konflik terbuka serta insiden internasional,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga UNIFIL Kolonel Inf Raja Gunung Nasution menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan yang diberikan oleh Force Commander UNIFIL.
Menurutnya, salah satu pencapaian yang paling membanggakan adalah pembangunan sistem penjernihan air layak minum bagi masyarakat Lebanon Selatan yang selama ini mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan dasar tersebut.
“Pembangunan sistem penjernihan air ini merupakan bagian dari pengabdian prajurit TNI dalam mengemban tugas operasi sekaligus sebagai Duta Budaya Bangsa pada misi pemeliharaan perdamaian dunia,” katanya.
Satgas TNI Konga UNIFIL terdiri dari beberapa unsur penugasan, yakni Satgas TNI Yonmek Konga XXIII-S/UNIFIL, Force Headquarters Support Unit, Military Police Unit, Military Civic Outreach Unit, Civil Military Cooperation, Hospital Level II, serta Military Staff Sector East UNIFIL.
Keberhasilan dan dedikasi yang ditunjukkan selama menjalankan misi perdamaian di Lebanon menjadi refleksi komitmen TNI dalam mengamalkan amanat konstitusi, khususnya dalam mewujudkan perdamaian dunia serta memperkuat citra positif Indonesia di kancah internasional. (*).











