Kapolres Melawi Tegas: Tidak Ada Ampun bagi Personel yang Terlibat Narkoba

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritafakta.co.id | Melawi – Kapolres Melawi Polda Kalbar, AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla, menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada personel yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi jam pimpinan di Lapangan Apel Bhayangkara Polres Melawi, Senin (09/03/2026).

Dalam arahannya, Kapolres menekankan kepada seluruh anggota agar menjauhi narkoba dan tidak mencoba bermain-main dengan barang terlarang tersebut.

“Saya tegaskan kepada seluruh personel agar tidak lagi main-main dengan narkoba. Jika terbukti terlibat, saya pastikan akan ditindak tegas. Semua personel sudah mengetahui konsekuensi dan risikonya,” tegas Kapolres Melawi.

Menurutnya, ketegasan tersebut merupakan bagian dari bentuk pengawasan sekaligus pembinaan pimpinan terhadap seluruh anggota. Ia juga mengingatkan agar seluruh personel tetap fokus menjalankan tugas pokok Polri serta mendukung program pemerintah, khususnya Asta Cita.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Melawi yang hingga saat ini dinilai mampu menjaga disiplin dan tidak melakukan pelanggaran.

“Sebagai pimpinan, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel. Sampai saat ini tidak ada pelanggaran yang dilakukan, dan hal ini harus terus dipertahankan,” ujar AKBP Harris.

Apel pagi tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P, para Kabag, Kasat, Kasie, perwira, bintara, serta ASN di lingkungan Polres Melawi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritafakta.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jompok Bersama Istrinya Diduga Jadi Penadah Emas Hasil PETI di Nanga Pinoh, Publik Pertanyakan Ketegasan Kapolres Melawi
Usai Disorot Media, Jompok Diduga Dokumentasikan Tempat Usaha Milik Warga
Diduga LI Diminta Rp.30 Juta untuk Terbitkan SK Pindah Oleh JNA Mantan Oknum Dinas Pendidikan Melawi Disorot
Ditreskrimsus Polda Kalbar Rampungkan Penyidikan Kasus Oli Palsu, Berkas Lengkap P-21
Ceceran Darah Jadi Petunjuk, Kompolnas Duga Tiga Polisi di Katingan Dibunuh Sebelum Dibuang ke Sungai
Dentuman Keras di Depot Pertamina Pontianak, Kapal “Bintang Energi” Dilaporkan Meledak
Truk Tangki Diduga Pindahkan BBM Subsidi Secara Ilegal di Sanggau, Aktivitas Terekam Terang-Terangan. Warga Mengaku Sempat Diintimidasi
Panglima TNI Pimpin Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Dorong Swasembada Pangan Nasional
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:42 WIB

Jompok Bersama Istrinya Diduga Jadi Penadah Emas Hasil PETI di Nanga Pinoh, Publik Pertanyakan Ketegasan Kapolres Melawi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:25 WIB

Usai Disorot Media, Jompok Diduga Dokumentasikan Tempat Usaha Milik Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Diduga LI Diminta Rp.30 Juta untuk Terbitkan SK Pindah Oleh JNA Mantan Oknum Dinas Pendidikan Melawi Disorot

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:05 WIB

Ditreskrimsus Polda Kalbar Rampungkan Penyidikan Kasus Oli Palsu, Berkas Lengkap P-21

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:36 WIB

Ceceran Darah Jadi Petunjuk, Kompolnas Duga Tiga Polisi di Katingan Dibunuh Sebelum Dibuang ke Sungai

Berita Terbaru