Usai Jalani Hukuman dan Masih Wajib Lapor, LK Diduga Kembali Beli Emas Hasil PETI

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritafakta.co.id | Melawi – Setelah sempat menjalani hukuman dan saat ini masih berstatus wajib lapor, seorang pria berinisial LK kembali menjadi sorotan masyarakat. LK sebelumnya pernah terjerat kasus dugaan aktivitas pemurnian dan transaksi emas ilegal yang berkaitan dengan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Kasus tersebut mencuat setelah aparat dari Polda Kalimantan Barat melakukan penggerebekan di sebuah bengkel motor milik LK di wilayah Kabupaten Melawi. Bengkel tersebut diduga kuat dijadikan sebagai tempat transaksi sekaligus lokasi pemurnian emas yang diduga berasal dari aktivitas PETI.

Setelah melalui proses hukum, LK diketahui telah menjalani hukuman. Namun hingga kini, ia masih berada dalam status wajib lapor kepada aparat penegak hukum.

Meski demikian, berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, LK diduga mulai kembali melakukan aktivitas pembelian emas yang diduga berasal dari aktivitas PETI.

Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa aktivitas tersebut kembali menjadi perbincangan warga.

“Informasi yang beredar di masyarakat, LK diduga kembali membeli emas yang berasal dari aktivitas PETI. Hal ini tentu membuat masyarakat kembali khawatir,” ujar sumber tersebut. Minggu (08/3/2026).

Menurutnya, praktik pertambangan emas tanpa izin tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang cukup serius.

“Kalau memang benar aktivitas itu kembali terjadi, masyarakat berharap aparat penegak hukum bisa melakukan pengawasan dan penindakan sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Sejumlah warga juga berharap aparat terkait dapat melakukan pemantauan lebih ketat terhadap aktivitas yang diduga berkaitan dengan perdagangan emas ilegal di wilayah Kabupaten Melawi.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak kepolisian terkait dugaan aktivitas terbaru yang melibatkan LK tersebut. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritafakta.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Tersangka Kasus MBG Ajukan Justice Collaborator, Sebut Ada Pihak Besar di Balik Skandal MBG, Kejagung Berpeluang Dapat Fakta Baru
Kejaksaan Agung Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG, Diduga Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Dua Pengedar Diciduk, Polres Pekalongan Berhasil Sita 6.671 Butir Tramadol dan Hexymer
Kasat Resnarkoba Gowa Buka Suara Soal Isu Setoran Bandar kepada Oknum Polisi, Siap Tindak Anggota yang Terbukti Bersalah
Dentuman Keras di Depot Pertamina Pontianak, Kapal “Bintang Energi” Dilaporkan Meledak
Truk Tangki Diduga Pindahkan BBM Subsidi Secara Ilegal di Sanggau, Aktivitas Terekam Terang-Terangan. Warga Mengaku Sempat Diintimidasi
Presiden Prabowo Kemudikan Combine Harvester Saat Panen Raya Jagung di Tuban
Panglima TNI Pimpin Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Dorong Swasembada Pangan Nasional
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:25 WIB

Sony Sonjaya Tersangka Kasus MBG Ajukan Justice Collaborator, Sebut Ada Pihak Besar di Balik Skandal MBG, Kejagung Berpeluang Dapat Fakta Baru

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:15 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG, Diduga Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Senin, 1 Juni 2026 - 03:07 WIB

Dua Pengedar Diciduk, Polres Pekalongan Berhasil Sita 6.671 Butir Tramadol dan Hexymer

Senin, 1 Juni 2026 - 02:28 WIB

Kasat Resnarkoba Gowa Buka Suara Soal Isu Setoran Bandar kepada Oknum Polisi, Siap Tindak Anggota yang Terbukti Bersalah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:19 WIB

Truk Tangki Diduga Pindahkan BBM Subsidi Secara Ilegal di Sanggau, Aktivitas Terekam Terang-Terangan. Warga Mengaku Sempat Diintimidasi

Berita Terbaru