Diduga Penampung Emas Ilegal dari Aktivitas PETI Beroperasi di Nanga Pinoh

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto : Rumah terduga pelaku pembeli emas di Desa Kenual

i

Poto : Rumah terduga pelaku pembeli emas di Desa Kenual

Beritafakta.co.id | Melawi, Kalimantan Barat – Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan adanya dugaan praktik penampungan emas ilegal yang dilakukan oleh seseorang berinisial SMN alias AU di wilayah Dusun Lingkar Bandara, Desa Kenual, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.

Menurut keterangan warga tersebut, aktivitas pembelian emas yang diduga berasal dari para pekerja Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) telah berlangsung cukup lama di lokasi tersebut. Praktik ini disebut-sebut menjadi bagian dari rantai peredaran emas ilegal di wilayah setempat.

“Sudah lama kegiatan ini berlangsung. Hampir setiap hari terlihat orang keluar masuk ke lokasi tersebut untuk melakukan transaksi,” ujar sumber tersebut. Jumat (24/4/26).

Dari pantauan di lapangan, aktivitas yang mencurigakan tampak dari lalu lalang sejumlah orang yang diduga membawa hasil tambang emas untuk dijual kepada terduga. Kondisi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang khawatir terhadap dampak lingkungan serta aspek hukum dari kegiatan ilegal tersebut.

Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap dugaan praktik penampungan emas ilegal ini. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan aktivitas tersebut. (Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritafakta.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Tersangka Kasus MBG Ajukan Justice Collaborator, Sebut Ada Pihak Besar di Balik Skandal MBG, Kejagung Berpeluang Dapat Fakta Baru
Kejaksaan Agung Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG, Diduga Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Dua Pengedar Diciduk, Polres Pekalongan Berhasil Sita 6.671 Butir Tramadol dan Hexymer
Kasat Resnarkoba Gowa Buka Suara Soal Isu Setoran Bandar kepada Oknum Polisi, Siap Tindak Anggota yang Terbukti Bersalah
Dentuman Keras di Depot Pertamina Pontianak, Kapal “Bintang Energi” Dilaporkan Meledak
Truk Tangki Diduga Pindahkan BBM Subsidi Secara Ilegal di Sanggau, Aktivitas Terekam Terang-Terangan. Warga Mengaku Sempat Diintimidasi
Presiden Prabowo Kemudikan Combine Harvester Saat Panen Raya Jagung di Tuban
Panglima TNI Pimpin Panen Raya Kedelai di Nganjuk, Dorong Swasembada Pangan Nasional
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:25 WIB

Sony Sonjaya Tersangka Kasus MBG Ajukan Justice Collaborator, Sebut Ada Pihak Besar di Balik Skandal MBG, Kejagung Berpeluang Dapat Fakta Baru

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:15 WIB

Kejaksaan Agung Tetapkan Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Program MBG, Diduga Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Senin, 1 Juni 2026 - 03:07 WIB

Dua Pengedar Diciduk, Polres Pekalongan Berhasil Sita 6.671 Butir Tramadol dan Hexymer

Senin, 1 Juni 2026 - 02:28 WIB

Kasat Resnarkoba Gowa Buka Suara Soal Isu Setoran Bandar kepada Oknum Polisi, Siap Tindak Anggota yang Terbukti Bersalah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:19 WIB

Truk Tangki Diduga Pindahkan BBM Subsidi Secara Ilegal di Sanggau, Aktivitas Terekam Terang-Terangan. Warga Mengaku Sempat Diintimidasi

Berita Terbaru