OTT di Cilacap! KPK Amankan 27 Orang Termasuk Bupati Syamsul Auliya Rachman

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto : Jurubicara KPK Budi Prasetyo

i

Poto : Jurubicara KPK Budi Prasetyo

Beritafakta.co.id | Cilacap –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Cilacap. Dalam operasi yang digelar secara tertutup tersebut, tim penindakan lembaga antirasuah mengamankan puluhan orang, termasuk Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penindakan yang dilakukan tim penyidik pada Jumat (13/3/2026).

“Benar, pada hari ini KPK melaksanakan kegiatan penindakan di wilayah Kabupaten Cilacap. Dalam operasi tersebut, tim mengamankan 27 orang, salah satunya Bupati Cilacap. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di lokasi,” ujar Budi.

Orang-orang yang diamankan dalam operasi tersebut berasal dari berbagai kalangan, mulai dari penyelenggara negara, aparatur sipil negara (ASN), hingga pihak swasta.

KPK menduga penangkapan tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan sejumlah uang oleh bupati yang berhubungan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Meski demikian, penyidik masih melakukan pemeriksaan awal guna mendalami kronologi serta konstruksi perkara.

“Terkait kegiatan penindakan di Cilacap, terdapat dugaan penerimaan uang oleh pihak bupati yang berkaitan dengan sejumlah proyek di Kabupaten Cilacap,” jelas Budi.

Dalam operasi itu, penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai. Namun hingga saat ini KPK belum mengungkapkan secara rinci jumlah uang yang diamankan. Sementara ini diketahui uang tersebut dalam bentuk rupiah.

“Salah satu barang bukti yang kami amankan adalah uang tunai. Untuk jumlah pastinya akan kami sampaikan setelah proses verifikasi selesai,” tambahnya.

Saat ini seluruh pihak yang terjaring OTT masih menjalani pemeriksaan awal di Cilacap. Setelah proses tersebut rampung, mereka akan dibawa ke kantor pusat KPK di Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih menunggu proses pemeriksaan yang sedang berlangsung. Selanjutnya para pihak akan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk pemeriksaan lanjutan,” kata Budi.

Sesuai ketentuan hukum yang berlaku, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut. Hingga kini, seluruh pihak yang terjaring OTT masih berstatus sebagai terperiksa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritafakta.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Guru Ngaji di Probolinggo Diduga Banting Murid, Dipicu Masalah Sepele
Dua Dapur MBG di Sanggau Ditutup, Wakil Bupati : Temuan Telur Busuk dan Gaji Bermasalah Jadi Pemicu
Hampir 60 Kg Sabu Dimusnahkan di Polres Sintang, Polisi Masih Kejar Satu Tersangka DPO
Gagal Kabur Saat Dirawat di Puskesmas, Pria Ini Ternyata Bawa Sabu 18,48 Gram
Operasi Senyap KPK Berhasil Jaring Bupati dan Wabup Rejang Lebong
Diduga Ada Aktivitas Jual Beli Emas dari Kalteng ke Nanga Pinoh, Nama ANG Disebut sebagai Penampung
Dugaan Mark Up Program Makan Bergizi Gratis di Pamijahan Bogor, Pengawasan BGN Dipertanyakan
Usai Jalani Hukuman dan Masih Wajib Lapor, LK Diduga Kembali Beli Emas Hasil PETI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:29 WIB

Viral! Guru Ngaji di Probolinggo Diduga Banting Murid, Dipicu Masalah Sepele

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:44 WIB

Dua Dapur MBG di Sanggau Ditutup, Wakil Bupati : Temuan Telur Busuk dan Gaji Bermasalah Jadi Pemicu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:46 WIB

OTT di Cilacap! KPK Amankan 27 Orang Termasuk Bupati Syamsul Auliya Rachman

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:40 WIB

Hampir 60 Kg Sabu Dimusnahkan di Polres Sintang, Polisi Masih Kejar Satu Tersangka DPO

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:07 WIB

Gagal Kabur Saat Dirawat di Puskesmas, Pria Ini Ternyata Bawa Sabu 18,48 Gram

Berita Terbaru